48
Mungkin ini pertama kalinya saya menulis tentang papa di beberapa paragraf kecil. Mama, papa, kakek, nenek, adik, dan orang terdekat lainnya adalah hal-hal yang membuat saya selalu berharap akan tetap lihat sampai tua. Mama dan papa harus melihat saya tumbuh sampai pada giliran saya ketika mereka berhenti di hari tua nanti. Begitu juga dengan saya yang harus melihat adik-adik tumbuh. Sewaktu kecil, saya selalu beranggapan kalau orang-orang kesayangan diatas adalah immortal . Tidak mati. Namun kenyataannya, membayangkan papa dan mama menua saja saya tidak sanggup. “Kamu itu udah gede ya... Papa sekarang udah tua”. Nadanya tidak serius tapi sukses bikin saya terdiam dan berusaha mendapati tanda-tanda penuaannya. Tidak ada. Kulitnya masih bersih dan kumisnya dicukur rapi. - 誕生日おめでとう、お父さん。(sorry dad, this is google translate)