Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2014

O Ina

Ubah, kata O Ina. Aku hanya bisa diam. Aku mengerti kalau aku tidak bisa bertanya. Pahami saja, batinku. Dan sebenarnya aku mengutuk sejak lama. Aku berusaha dengan hati-hati agar aku tidak mengecewakan O Ina. Ubah, maka aku ubah. Tetap begitu, maka aku seperti apa adanya. Jangan berontak. Jangan. Aku akan menukar perilaku ini dengan kebebasanku suatu saat nanti. Maka jangan pernah kecewakan O Ina. Aku pasang kalimat itu di langit bersama cita-cita. O Ina hanya menggerutu dan menggerutu sepanjang hari. Karena otot pundaknya rentan lelah dan kakinya hampir tidak mampu menopang badannya lagi. Aku semakin diam karena daya dan kekuatan ini belum mendapatkan giliran untuk menguasai kebebasanku. O Ina, ketika aku menjadi ratu yang baik dan berubah karena aku paham, maka menualah dengan baik dan baik. - Selamat Hari Ibu, untuk orang tua kita yang semakin menua. *O Ina = Ibu dalam bahasa Tolaki.